tenangkan

tidak sadarkah kau? semua yang membuatmu bersedih itu akan terjadi berulang-ulang. mengempaskanmu ke dalam genangan rasa sesal yang tak ada ujungnya. tapi mungkin kau tak perlu malu. petiklah daun pada dahan-dahan pohon di samping rumahmu, remahkanlah hingga airnya membuat hijau telapak tanganmu. tenanglah, tenang.

Water: Janda dan Belenggu

Ketika ide-ide kebebasan yang diajarkan Gandhi menyebar sampai ke pelosok-pelosok ruang di India, orang mulai berani mempertanyakan tradisi. Film ini bekerja bagai demitologisasi: menguak nilai-nilai yang dianggap suci. Dengan memakai plot pada kondisi masyarakat India tahun 1938, “Water” (2005) seperti ingin membongkar realitas kultural yang melilit janda-janda di sana. Lanjutkan membaca Water: Janda dan Belenggu